Dosen Magister Bimbingan dan Konseling Sekolah Pascasarjana Universitas PGRI Madiun Laksanakan Abdimas di MTs Darul Huda Ponorogo 

Ponorogo, 6 Agustus 2026 — Dosen Program Studi Magister Bimbingan dan Konseling Sekolah Pascasarjana Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) di MTs Darul Huda Ponorogo, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dr. Asroful Kadafi, M.Pd. dengan mengusung tema “Penguatan Soft Skill Guru dalam Membangun Koneksi dan Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran bagi Peserta Didik Generasi Z dan Generasi Alpha”.
Kegiatan Abdimas ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru, khususnya dalam menghadapi dinamika karakteristik peserta didik pada era digital. Perkembangan Generasi Z dan Generasi Alpha menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi guru untuk mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih adaptif, komunikatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Asroful Kadafi, M.Pd. memberikan penguatan kepada para guru mengenai pentingnya soft skill dalam membangun hubungan yang positif dengan peserta didik. Kemampuan komunikasi, empati, kolaborasi, kemampuan beradaptasi, pengelolaan emosi, serta keterampilan membangun koneksi menjadi bagian penting yang perlu dimiliki guru agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan bermakna.
Guru tidak hanya dituntut memiliki kompetensi pedagogik dan penguasaan materi pembelajaran, tetapi juga perlu mampu memahami karakteristik generasi yang tumbuh dalam lingkungan teknologi dan informasi yang sangat cepat. Generasi Z dan Generasi Alpha memiliki pola interaksi, cara memperoleh informasi, serta preferensi belajar yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Kondisi tersebut menuntut guru untuk terus beradaptasi dan membangun pola komunikasi yang mampu menciptakan kedekatan sekaligus menjaga profesionalitas dalam proses pendidikan. Melalui kegiatan ini, para guru MTs Darul Huda Ponorogo diajak untuk merefleksikan kembali peran guru sebagai pendidik, fasilitator, sekaligus figur yang mampu membangun koneksi dengan peserta didik. Koneksi yang positif antara guru dan peserta didik diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih aman, nyaman, terbuka, dan mendorong peserta didik untuk terlibat aktif dalam pembelajaran.
Dr. Asroful Kadafi, M.Pd. juga menekankan bahwa penguatan soft skill bukan sekadar kemampuan tambahan bagi seorang guru, melainkan bagian penting dari kompetensi yang mendukung keberhasilan proses pendidikan. Guru yang mampu berkomunikasi secara efektif, memahami kebutuhan peserta didik, serta menunjukkan empati dan fleksibilitas akan lebih mudah menciptakan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik Generasi Z dan Generasi Alpha.
Kegiatan Abdimas berlangsung dengan suasana interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, refleksi, dan penguatan praktik yang dapat diterapkan guru dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Para peserta mendapatkan ruang untuk berbagi pengalaman dan mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam membangun komunikasi serta keterhubungan dengan peserta didik. Pelaksanaan Abdimas di MTs Darul Huda Ponorogo diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi peningkatan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan di sekolah. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud komitmen Program Studi Magister Bimbingan dan Konseling Sekolah Pascasarjana Universitas PGRI Madiun dalam mengimplementasikan tridarma perguruan tinggi melalui kegiatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia pendidikan.
Dengan penguatan soft skill guru, diharapkan tercipta ekosistem pembelajaran yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus mampu menjawab kebutuhan peserta didik Generasi Z dan Generasi Alpha secara lebih humanis, efektif, dan bermakna.